Gandoem.com

Pertumbuhan & Transformasi Rohani

LOGIKA SAINS

~ Yohanes 20:25 ~

Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."

Melihat Baru Percaya

Tomas dikenal sebagai murid yang sulit percaya. Ia tidak mau menerima kabar kebangkitan Yesus begitu saja. Baginya, iman harus dibuktikan secara nyata ia ingin melihat dan menyentuh bekas luka paku di tangan Yesus. Sikap ini mirip dengan pendekatan dalam ilmu pengetahuan atau sains.

Dalam dunia sains, keraguan bukanlah hal yang salah. Justru dari keraguan lahir pencarian, penelitian, dan penemuan. Namun iman bekerja sedikit berbeda. Iman bukan menolak bukti, tetapi tidak selalu menuntut bukti terlebih dahulu. 

Hari ini, kita hidup di zaman yang sangat menjunjung tinggi logika dan pembuktian. Banyak hal diukur dengan data dan fakta. Namun dalam perjalanan iman, tidak semua hal bisa dibuktikan secara kasat mata. Ada momen dimana kita harus melangkah dengan percaya, karena kita mengenal Pribadi yang  terpercaya.

Iman bukan berarti meniadakan akal, tetapi melampaui batasnya.

Syifa M.E. Sudibjo