Gandoem.com

Pertumbuhan & Transformasi Rohani

NORMALISASI

~ Hakim-hakim 21:25 ~

"Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri."

Sesuatu Yang Salah Tapi Dianggap biasa.

Secara tidak sadar kita mulai menormalisasi kebohongan kecil, perkataan kasar, kompromi, iri hati, bahkan dosa. Karena terlalu sering melihatnya, hati kita perlahan kehilangan kepekaan. Yang dahulu membuat kita merasa bersalah, sekarang dianggap “wajar.”

Ketika tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai standar, kita mulai menentukan sendiri apa yang benar menurut pandangan pribadi. Masalahnya bukan hanya melakukan yang salah, tetapi kehilangan kesadaran bahwa itu salah.

Orang mungkin berkata, “Semua orang juga melakukannya ...” Tetapi bagi orang percaya, standar kebenarannya bukanlah apa yang paling banyak dilakukan orang, melainkan apa yang berkenan kepada Tuhan.

Karena itu, jangan biarkan sesuatu yang salah menjadi biasa hanya karena terlalu sering kita melihatnya. Jaga hati, pertahankan kebenaran, dan biarkan Firman Tuhan tetap menjadi standar hidup kita.

Jangan karena dosa sudah menjadi biasa, lalu kita menganggapnya benar. Apa yang dinormalisasi manusia belum tentu dibenarkan Tuhan.

Ps. Andreas G. Sudibjo