Kesabaran Adalah Sahabat Dari Hikmat
Seorang Bapak Gereja Augustine dari Hippo (Aljazair) pernah berkata “Patience is the companion of wisdom.” (Kesabaran adalah sahabat dari hikmat.) Mengapa kesabaran disebut sebagai sahabat hikmat.? Karena orang yang berhikmat tidak bertindak hanya berdasarkan perasaan sesaat.
Orang berhikmat mampu mengendalikan emosi, mempertimbangkan keadaan, dan memilih respons yang benar. Sebaliknya, orang yang mudah marah sering kali berbicara terlalu cepat, mengambil keputusan secara tergesa-gesa, dan akhirnya menyesali apa yang telah dilakukannya.
Kemarahan yang tidak terkendali dapat merusak hubungan yang dibangun. Banyak konflik keluarga, perpecahan persahabatan, berawal dari ketidaksabaran. Mari lihatlah teladan Tuhan Yesus, di tengah hinaan, penolakan, dan penderitaan yang berat, Ia tetap menunjukkan kesabaran.
